Berikut ini strategi pemasaran untuk melejitkan produk brand bisnis maklon Anda:
1. Membangun "Unique Selling Point" (USP) yang Berpusat pada Cerita
Kesalahan umum pemilik bisnis maklon adalah menjual produk yang terlalu generik. Untuk memenangkan pasar, Anda harus menentukan satu nilai unik yang tidak dimiliki orang lain. Apakah brand Anda fokus pada keberlanjutan (sustainability), menggunakan bahan langka lokal, atau memiliki misi sosial tertentu? Di era sekarang, konsumen membeli "mengapa" Anda menjual produk tersebut, bukan sekadar "apa" yang Anda jual. Narasi tentang bagaimana brand Anda lahir dan solusi spesifik apa yang ditawarkan harus menjadi fondasi utama dalam setiap konten pemasaran. USP yang kuat akan mencegah Anda terjebak dalam perang harga yang merugikan.
2. Dominasi Konten Video Pendek dan "Live Shopping"
Strategi pemasaran tahun 2026 tidak bisa dilepaskan dari video pendek di platform seperti TikTok, Instagram Reels, dan YouTube Shorts. Namun, konten yang dibuat tidak boleh terlihat seperti iklan tradisional. Gunakan pendekatan edukasi yang menghibur (edutainment), video di balik layar (behind the scene), dan proses pengembangan produk bersama penyedia maklon Anda. Selain itu, optimalkan fitur Live Shopping. Interaksi langsung secara real-time membangun kepercayaan instan bagi calon pembeli. Konsumen ingin melihat tekstur produk secara nyata dan mendapatkan jawaban langsung atas keraguan mereka sebelum menekan tombol beli.
3. Strategi "Micro-Influencer" dan Komunitas Otentik

Jangan hanya terpaku pada selebriti dengan jutaan pengikut yang tarifnya selangit. Strategi yang lebih efektif untuk brand maklon adalah bekerja sama dengan puluhan micro-influencer yang memiliki keterikatan (engagement) tinggi di ceruk pasar tertentu. Audiens saat ini lebih percaya pada ulasan jujur dari orang yang mereka anggap setara daripada iklan berbintang besar. Bangunlah komunitas loyalitas di mana pelanggan merasa menjadi bagian dari pertumbuhan brand. Berikan akses eksklusif untuk mencoba produk baru sebelum diluncurkan, sehingga mereka merasa dihargai dan secara sukarela menjadi "brand ambassador" yang mempromosikan produk Anda secara organik melalui ulasan word-of-mouth.
4. Pemanfaatan Data Berbasis Personalisasi
Pemasaran berbasis data memungkinkan Anda untuk tidak membuang anggaran pada orang yang salah. Gunakan iklan berbayar dengan target audiens yang sangat spesifik berdasarkan minat, perilaku belanja, dan masalah kulit atau kesehatan yang mereka hadapi. Jika Anda menjual produk maklon berupa serum anti-aging, pastikan iklan tersebut muncul di layar orang-orang yang memang sedang mencari solusi penuaan dini. Personalisasi juga bisa dilakukan melalui e-mail marketing atau pesan otomatis yang menyapa pelanggan dengan nama mereka dan merekomendasikan produk berdasarkan riwayat pembelian sebelumnya, menciptakan pengalaman belanja yang eksklusif.
Social Media